Garuda Wisnu kencana

Patung Garuda Wisnu kencana

Profil Patung Garuda Wisnu Kencana:

Patung Garuda Wisnu Kencana merupakan representasi dari Dewa Wisnu yang sedang mengendarai burung garuda. Dewa Wisnu merupakan dewa pelindung alam semesta, dan Burung Garuda yang melambangkan kesetiaan dan pengabdian tanpa pamrih.Patung ini menggambarkan Dewa Wisnu, dewa pemelihara dalam agama Hindu, yang sedang mengendarai burung Garuda yang memiliki sayap seperti elang dan tubuh seperti manusia

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Badung, patung GWK berdiri di atas bukit batu kapur setinggi 263 meter di atas permukaan laut yang berada di Kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana seluas sekitar 250 hektar. Patung megah maskot Bali ini diresmikan Presiden Jokowi pada 22 September 2018.

Ketinggian Patung GWK mencapai 121 meter dengan berat 4.000 ton yang terbuat dari bahan tembaga, baja, dan kuningan. Dengan ketinggian yang melebihi Patung Liberty (93 meter), membuat patung GWK dapat terlihat dari radius hingga 20 km sehingga dapat dilihat dari Kuta dan Nusa Dua.

Patung yang merepresentasikan Dewa Wisnu sedang menunggangi Burung Garuda ini dibuat oleh I Nyoman Nuarta dalam waktu hingga 28 tahun.Diketahui, patung Garuda Wisnu Kencana merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia.

5 Fakta Unik Patung Garuda Wisnu Kencana di Bali

Mari kita kupas ada keunikan apa saja dari patung ini, simak terus ya!

Memiliki mata air Abadi

Di area Garuda Wisnu Kencana, Anda akan menemukan sumber mata air keramat yang diberi nama Pura Somaka Giri. Keunikan dari mata air ini adalah tidak pernah kering walaupun di musim kemarau sekalipun. Uniknya lagi, mata air ini ternyata sudah ada sebelum GWK dibangun.Perlu diketahui juga bahwa tidak boleh sembarangan memakainya. Pastikan sudah meminta izin pada pemangku adat jika ingin menggunakan mata air suci dan keramat ini. Konon, dengan memakai air ini bisa mengabulkan doa-doa.

Patung GWK Punya 30 Lantai

Banyak pengunjung GWK yang tidak tahu bahwa bangunan patung ini terdiri dari 30 lantai. Pengunjung bisa masuk ke dalam, namun hanya bisa naik sampai di lantai 23. Lantai 23 ini setara dengan tinggi bahu Garuda Wisnu Kencana.

Alasan dibalik tidak diperbolehkannya naik ke lantai 30 yaitu lantai tersebut merupakan puncak GWK yang setara dengan kepala Dewa Wisnu. Bagian kepala patung ini dianggap suci jadi orang tidak bisa sembarangan menginjaknya.

Kesulitan Memasang Sayap Garuda

Fakta menarik lainnya adalah sulitnya memasang sayap Garuda. Sayap ini sendiri memiliki panjang sekitar 64 m, maka itu untuk memasangnya diharuskan menunggu cuaca dalam keadaan baik. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari angin kencang pada ketinggian.

Menjadi Patung tertinggi keempat Dunia

Pembangunan Menghabiskan Waktu Selama 28 Tahun

Patung Garuda Wisnu Kencana dinilai sebagai mahakarya dunia. Tak heran, pembuatan patung ini membutuhkan waktu yang lama yaitu sekitar 28 tahun. Patung ini dibuat saat perancangnya yang bernama I Nyoman Nuarta masih berusia muda.

Proses pembangunan selama itu disebabkan karena detail dan rumitnya desain dari patung ini. Garuda Wisnu Kencana dibangun setelah mendapat izin dari Presiden Soeharto yaitu pada tahun 1993. Ternyata dibalik kemegahan Garuda Wisnu Kencana, ada berbagai cerita unik dan menarik dibaliknya.

Aktivitas saya di Garuda Wisnu kencana

Aktivitas saya dimulai, ketika kami diajak untuk masuk kedalam area Garuda Wisnu kencana dan langsung naik ke atas tangga yang anak tangganya banyak banget, saya berjalan menaiki sedikit kelelahan sih!

Setelah sampai di atas kami berfoto bersama dengan semua rombongan study toor SMPN 1 NGANTRU kala itu.

Foto bersama dengan rombongan study toor

Lalu setelah selesai berfoto saya dan teman-teman turun untuk membuat video tren tik tok pada saat itu. Dibawah ini cuplikan video tik tok yang kamu buat ketika di GWK kala itu sembari menanti pertunjukan tari Kecak yang mulainya sekitar pukul 18.00 WITA.

Setelah selesai take membuat video tik tok saya dan teman-teman menuju ke tempat pertunjukan tari Kecak berlangsung. Sembari menunggu pukul 6 tiba duduk duduk di area penonton tari Kecak. Tanpa saya sadari ada seseorang yang duduk disamping saya orangnya sangat cantik, nah saat itu saya menanyakan di mana ia berasal , ternyata dia berasal dari negara India .

Disitu saya dan teman saya bertanya – tanya dan berkenalan dengan beliau, namanya KATHYAYINI. Kami menanyakan apa saja tempat yang ia sukai selama di Bali dan ia dibali berapa orang. Lalu ia menjawab tempat yang paling ia suka adalah kute, dan ia ke Bali bersama 30 orang temannya. Ia ternyata baru pertama kali berkunjung di pulau Bali. Tetapi ia hanya 3 hari berada di Bali. Ia sangat terkagum dengan keindahan dari pulau Bali yang sangat indah alamnya dan beragam kekayaan budaya serta keunikan – keunikan tradisinya.

Dan akhirnya setelah ditunggu – tunggu dari tadi oleh semua penonton di Garuda Wisnu kencana akhirnya pertunjukan tari Kecak pun dimulai sekitar pukul 18.00 WITA. Tari kecak adalah seni tari yang berasal dari Bali. Seni tari kecak ini dipertunjukkan oleh puluhan penari laki-laki yang duduk berbaris dengan pola melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan “cak, cak, cak” serta mengangkat kedua lengan.

Disela-sela pertunjukan tari Kecak ada seseorang berjumlah tepatnya 3 orang lelaki yang perannya sebagai pembawa acara sekaligus sebagai pelawak didalam peran tari Kecak tersebut. Saat itu suasana menjadi lebih luwes dan penuh dengan candaan yang dilontarkan oleh ketiga orang tersebut dan dapat membuat para penonton semakin terbawa dengan suasana tersebut.

Akhir dari semua cerita tari Kecak yaitu dewa Wishnu menunggangi Garuda sebagai kendaraannya. Penampilan ini sangat melekat didalam hati saya dan sangat berkesan karena perjuangan Garuda untuk mendapatkan Tirta Amerta tersebut tidaklah mudah dan yang mempunyai Tirta Amerta itu hanyalah dewa Wishnu.

Begitu pun semua penonton tanpa terkecuali terkagum dengan penampilan yang disuguhkan pada malam itu.

Rombongan study toor bis 1

Setelah selesai, kami dan rombongan kembali perjalanan menuju hotel. Saat itu

semua teman – teman didalam bis diwarnai suasana yang sangat amat ceria kami didalam bis bernyanyi bersama, mendengarkan musik bersama dan happy -happy bersama.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai